Resmi Jadi Pembina Mahir, 47 Peserta KMD Kwarran Cingambul Dilantik di Wisata Alam Cibuyut
Cingambul (Huminfo Kwarcab) – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Cingambul menggelar upacara pelantikan bagi para peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada Minggu, (29/3/2026). Bertempat di obyek Wisata Alam Cibuyut, Desa Cidadap, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, kegiatan ini menjadi simbol pengesahan bagi para pembina baru yang siap mengabdi di pangkalan masing-masing.
Kegiatan pelantikan ini merupakan puncak dari rangkaian panjang pendidikan kepramukaan. Setelah sebelumnya menyelesaikan kursus intensif selama enam hari, para peserta diwajibkan menjalani masa pengembangan (Narakarya 1) selama enam bulan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat secara nyata.
Berdasarkan data panitia, dari total 71 peserta KMD, sebanyak 47 orang hadir mengikuti prosesi pelantikan secara langsung, sementara 24 lainnya berhalangan hadir. Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi kepramukaan setempat, di antaranya Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Majalengka, tim pelatih Pusdiklatcab, jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), serta unsur pengurus Kwarran Cingambul.
Pengabdian Berbasis Legalitas dan Profesionalisme
Dalam sambutannya, perwakilan Anggota Mabiran Cingambul, Oding Setiandi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada tim pelatih dari Pusdiklatcab Majalengka yang telah mengawal proses pendidikan hingga tuntas.
“Selamat datang kepada seluruh kakak pelatih dari Pusdiklatcab Kabupaten Majalengka. Kami memohon maaf apabila penyambutan dari pihak Kwarran dan Mabiran dirasa sederhana atau alakadarnya. Namun, di balik kesederhanaan ini, kami berharap para peserta dapat menjadikan momentum pelantikan ini sebagai garis start untuk berbakti sepenuhnya di dunia kepramukaan,” ujar Oding.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusdiklatcab Majalengka, Kak Syarif Muhoyidin, S.Ag., M.M., menekankan bahwa status “Mahir” yang disandang peserta bukan berarti selesainya proses belajar, melainkan awal dari tugas resmi sebagai pendidik karakter.
“Pelantikan ini bukanlah akhir dari rangkaian kegiatan kepramukaan, tetapi justru titik balik bagi Kakak-kakak sekalian untuk melaksanakan tugas secara resmi dan legal sebagai pembina di pangkalannya masing-masing. Dengan ijazah dan pelantikan ini, Kakak-kakak memiliki legitimasi penuh untuk mengabdi,” tegas Kak Syarif.
Beliau juga mengajak para pembina baru untuk menyelaraskan gerak dengan visi Kwartir Cabang (Kwarcab) Majalengka. “Mari bersama-sama kita kembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Majalengka demi mewujudkan Majalengka yang Langkung Sae (Lebih Baik), sesuai dengan cita-cita dan tujuan Ketua Kwarcab kita,” tambahnya.
Prosesi yang Khidmat di Alam Terbuka
Pemilihan Wisata Alam Cibuyut sebagai lokasi pelantikan memberikan nuansa khidmat sekaligus menyatu dengan alam, sesuai dengan prinsip dasar kepramukaan. Rangkaian acara dimulai dengan Upacara Pembukaan Latihan, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah arahan dari Kapusdiklatcab dan pembacaan doa, prosesi inti pelantikan dilakukan oleh tim pelatih Pusdiklatcab Majalengka. Para peserta mengucapkan Janji Satya Pramuka sebagai bentuk komitmen untuk membina peserta didik agar memiliki kepribadian yang beriman, berakhlak mulia, dan berjiwa patriotik.
Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pembina yang memiliki kompetensi tinggi, tidak hanya dalam penguasaan materi, tetapi juga dalam teknik melantik anggota pramuka di tingkatannya masing-masing. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah antara pengurus, pelatih, dan peserta, sebelum akhirnya resmi dibubarkan pada sore hari.
Kontributor : Endang Mu’min/Endang Suhenda

Tinggalkan Komentar