Warta Kwarcab Warta Majalengka
Beranda » Penuh Haru, 32 Peserta Jamnas XII Majalengka Kembali ke Pelukan Keluarga

Penuh Haru, 32 Peserta Jamnas XII Majalengka Kembali ke Pelukan Keluarga

Majalengka (Huminfo Kwarcab) — Sebanyak 32 peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka bersama tujuh pembina pendamping kembali tiba di Majalengka dengan selamat, Jumat (21/8/2026).

Rombongan tiba di Sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka sekitar pukul 16.15 WIB setelah mengikuti rangkaian Jamnas XII di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 12–21 Agustus 2026.

Kedatangan mereka disambut Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka Kak Adam Suhara, S.M., yang mewakili Ketua Kwarcab, bersama jajaran pengurus Kwarcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), serta orang tua peserta. Suasana haru dan bahagia tampak mewarnai pertemuan peserta dengan keluarga yang telah menantikan kepulangan mereka.

Kontingen Majalengka dipimpin Kak Agus Koswara, M.Pd. Adapun para pembina pendamping yang membersamai peserta, yakni Kak H. Udin Misbahudin, S.Pd., Kak Budiman, S.Pd., Kak Yayah Juariyah, S.Pd., Kak Vicky Yunia Fitrianti, S.Pd., dan Kak Emma Halimah Sya’diah, S.Pd. Rombongan juga didampingi Hygma Fauzy dari tim kesehatan.

Setibanya di Sekretariat Kwarcab, para peserta beristirahat sebelum mengikuti pembagian Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska) dan sertifikat penghargaan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Selanjutnya, dilaksanakan prosesi penerimaan sekaligus penyerahan kembali peserta kepada orang tua masing-masing.

Ketua Kontingen Kwarcab Majalengka Kak Agus Koswara menyampaikan rasa syukur karena seluruh peserta dan pendamping dapat mengikuti kegiatan hingga kembali ke Majalengka dengan selamat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama proses pelatihan, pemberangkatan, pelaksanaan kegiatan, hingga pemulangan peserta.

“Atas nama seluruh pembina pendamping, kami memohon maaf apabila selama mendampingi peserta, sejak tahap pelatihan, pemberangkatan, pelaksanaan Jamnas, hingga kepulangan, terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pendampingan,” ujar Agus.

Ia menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada Kwarcab Majalengka dan para pembina untuk mendampingi putra-putrinya selama mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memercayakan putra-putrinya kepada kami. Kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang kami jaga dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah, seluruh peserta dapat kembali ke Majalengka dengan sehat dan selamat,” katanya.

Agus berpesan agar pengalaman selama mengikuti Jamnas XII tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi bekal dalam meningkatkan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta semangat belajar.

“Jadikan pengalaman Jamnas sebagai bekal untuk meningkatkan semangat belajar dan menapaki jalan menuju kesuksesan. Tetap jaga komunikasi dan silaturahmi antarpeserta karena kebersamaan yang telah dibangun selama kegiatan merupakan sesuatu yang sangat berharga,” pesannya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tetap rendah hati dan tidak merasa lebih unggul setelah memperoleh kesempatan mengikuti Jamnas XII.

“Jaga nama baik diri, keluarga, sekolah, dan Kwarcab Majalengka. Jangan sampai keikutsertaan dalam Jamnas membuat Adik-adik menjadi sombong atau meremehkan orang lain. Tetaplah rendah hati, berbuat baik kepada siapa pun, serta bangun hubungan yang harmonis dengan teman dan guru di sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Majalengka Kak Adam Suhara menyampaikan selamat datang dan apresiasi kepada seluruh peserta, pimpinan kontingen, pembina pendamping, serta tim kesehatan yang telah menjalankan tugas dengan baik.

“Atas nama Kwarcab dan Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, kami menyampaikan terima kasih kepada para pembina pendamping dan tim kesehatan yang telah membersamai peserta selama kegiatan. Terima kasih pula kepada orang tua yang telah memercayakan pendidikan karakter putra-putrinya melalui Gerakan Pramuka,” tutur Adam.

Menurutnya, sertifikat penghargaan dan Tiska yang diterima peserta bukan sekadar tanda keikutsertaan. Keduanya menjadi bukti perjalanan, perjuangan, dan pengalaman berharga yang tidak mudah terulang.

“Di dalamnya tersimpan kenangan, suka dan duka, serta pengalaman yang akan selalu diingat. Kesempatan mengikuti Jamnas merupakan pengalaman istimewa karena tidak semua anggota Pramuka mendapatkannya,” katanya.

Adam berharap para peserta tidak berhenti aktif dalam Gerakan Pramuka setelah mengikuti Jamnas. Pengalaman, persahabatan, dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan harus dimanfaatkan sebagai motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Jangan berhenti aktif di Gerakan Pramuka. Jagalah silaturahmi dan jejaring yang telah terbentuk. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk menapaki masa depan yang lebih gemilang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Adam secara resmi menyerahkan kembali seluruh peserta kepada orang tua masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat. Ia menegaskan bahwa berakhirnya Jamnas XII bukan berarti berakhir pula hubungan dan kebersamaan di antara peserta.

“Pada hari keberangkatan, para peserta dilepas oleh Bupati Majalengka. Hari ini, mereka kami terima dan kami serahkan kembali kepada orang tua. Namun, silaturahmi dan kebersamaan yang telah terbentuk harus tetap dijaga,” tuturnya.

Kebahagiaan juga disampaikan Ria Puspitasari, orang tua Agniezka Puspita Randi, peserta Jamnas XII dari kelas VII Cut Nyak Dien SMPIT Insan Kamil. Ia mengaku bersyukur putrinya dapat kembali dalam keadaan sehat dan selamat setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bahagia karena anak-anak dapat kembali ke Majalengka dengan sehat dan selamat. Selama mereka berada di Cibubur, tentu ada rasa rindu dan khawatir. Namun, kami percaya para pembina telah mendampingi dan menjaga mereka dengan penuh tanggung jawab,” ujar Ria.

Atas nama pribadi dan mewakili orang tua peserta, Ria menyampaikan apresiasi kepada pimpinan kontingen, para pembina pendamping, tim kesehatan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, serta Pemerintah Kabupaten Majalengka.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pembina pendamping yang telah melatih, membina, mendidik, menjaga, dan mengawal anak-anak kami sejak persiapan hingga kembali ke Majalengka. Terima kasih juga kepada Kwarcab dan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah memfasilitasi berbagai persiapan dan kebutuhan peserta dengan sangat baik,” katanya.

Ria turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama mengikuti kegiatan terdapat kesalahan atau kekhilafan yang dilakukan para peserta.

“Kami menyadari bahwa anak-anak masih dalam proses belajar dan membentuk karakter. Oleh karena itu, kami memohon maaf apabila selama kegiatan mereka melakukan kesalahan atau kekhilafan. Semoga seluruh pengalaman yang diperoleh dapat menjadikan mereka lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan semakin aktif dalam Gerakan Pramuka,” pungkasnya.

Kontributor : Endang Mu’min

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.