Warta Gudep Warta Majalengka
Beranda » Sinergi Karakter dan Potensi Desa: SMAN 1 Jatitujuh Kukuhkan Calon Penegak di Buper Situ Ciranca

Sinergi Karakter dan Potensi Desa: SMAN 1 Jatitujuh Kukuhkan Calon Penegak di Buper Situ Ciranca

Jatitujuh (Huminfo Kwarcab) — Gugusdepan 24.067–24.068 Pangkalan SMAN 1 Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, sukses menggelar Perkemahan Pengukuhan Calon Penegak Ambalan Ki Bagus Rangin dan Nyi Wulung Ayu. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu–Jumat, 30 September–2 Oktober 2026 ini dipusatkan di Bumi Perkemahan Situ Ciranca, Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana, H. Udin Misbahudin, menjelaskan bahwa perkemahan ini merupakan rangkaian pembinaan esensial bagi peserta didik dalam transisi menuju jenjang Penegak.

“Selain bertujuan untuk membentuk karakter dan kemandirian, kegiatan ini juga memberikan pengalaman serta wawasan baru kepada peserta bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan di lapangan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Kak Udin, Minggu (4/10/2026).

Pada hari kedua, Kamis (1/10/2026), kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif. Nurtian Kamil Aqilla Ramadhan dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Majalengka hadir memaparkan materi Pola Mekanisme Pembinaan (POLMEKBIN) Pramuka Penegak dan Pandega. Sesi ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai sistem pembinaan agar aktif berorganisasi dan bertanggung jawab.

Wawasan peserta semakin diperkaya melalui materi pengelolaan dan pengembangan potensi desa yang disampaikan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Teja.

“Materi ini menjadi semakin relevan karena Desa Teja merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi wisata di Kabupaten Majalengka. Peserta diajak untuk mengenali potensi yang ada di lingkungan sekitar serta memahami bagaimana potensi tersebut dapat dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan,” tambah Kak Udin.

Motivasi kewirausahaan turut dihadirkan lewat sesi bersama Deden Purbaya, seorang Petani Milenial, yang membagikan ilmu budidaya Anggur Brazil. Sesi ini memotivasi generasi muda untuk melirik sektor pertanian sebagai bidang yang menarik dan bernilai ekonomi tinggi.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda edukatif dan rekreatif, meliputi Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pionering, pentas seni, karnaval, semaphore dance, hingga penjelajahan menuju Bukit Samphora. Rangkaian perkemahan ditutup dengan malam api unggun, renungan suci, prosesi pengukuhan Calon Penegak, dan colour fun.

Sementara itu, Ketua DKC Kwarcab Pramuka Kabupaten Majalengka, Zaki Azhar Zaidan, menegaskan bahwa perkemahan ini dirancang untuk melahirkan generasi yang adaptif dan berdaya guna.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Pramuka bukan hanya tentang tepuk tangan dan bernyanyi, tetapi juga tentang membangun karakter, mengembangkan keterampilan, mengenal potensi lingkungan, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkas Zaki.

Kontributor: M. Abduh Nugraha

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.